info lengkap http://ppdb2015.tangerangkota.go.id/
Tampilkan postingan dengan label SMPN 21 Tangerang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMPN 21 Tangerang. Tampilkan semua postingan
Selasa, 23 Juni 2015
Pendaftaran SMP/SMA/SMK Negeri Kota Tangerang Tahun Pelajaran 2015/2016
Berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Nomor : 420/Kep.0020-Dinas P dan K/2015 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2015/2016, kami informasikan sebagai berikut :
Selasa, 07 Oktober 2014
Hati-Hati bagi kaum Hawa
Rabu, 08 Oktober 2014 , 08:02:00
CILACAP - Malang benar nasib siswi SMP Negeri 8 Cilacap, Annisa Fatimatul Zahra (14). Di dalam perutnya, tertanam sebuah jarum pentul yang tertelan oleh pelajar asal Perum Griya Klepu Asri RT 2 RW 7 Kelurahan Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Tengah ini.
Peristiwa yang menggegerkan keluaga dan waga Cilacap tersebut, dialami Annisa saat pulang sekolah menumpang angkutan kota (angkot), Kamis (2/10) pekan lalu. Jarum pentul sepanjang 3 sentimeter tersebut, tertelan saat Annisa memperbaiki jilbab yang dikenakannya di dalam angkot.
"Waktu pulang naik angkot, saya mau membetulkan jilbab. Waktu itu di Jalan Rinjani, tiba-tiba angkot kejeglong lubang jalan, dan jarum pentul yang sedang saya gigit waktu memakai jilbab, langsung tertelan begitu saja," ujarnya.
Usai menelan jarum pentul, teman-teman sekolah yang berada dalam satu angkkot, meminta sopir menghentikan kendaraannya. Tanpa pikir panjang, Annisa langsung diberi minum, dengan harapan jarum pentul bisa masuk ke dalam dan bisa segera ikut terbuang saat buang air besar.
Annisa mengakui, usai menelan jarum, dirinya belum merasakan sakit. Namun setelah sampai di rumah, dia merasakan sakit pada lambungnya. Bahkan, untuk minum saja, dia merasakan sakit yang begitu dahsyat.
Peristiwa yang menggegerkan keluaga dan waga Cilacap tersebut, dialami Annisa saat pulang sekolah menumpang angkutan kota (angkot), Kamis (2/10) pekan lalu. Jarum pentul sepanjang 3 sentimeter tersebut, tertelan saat Annisa memperbaiki jilbab yang dikenakannya di dalam angkot.
"Waktu pulang naik angkot, saya mau membetulkan jilbab. Waktu itu di Jalan Rinjani, tiba-tiba angkot kejeglong lubang jalan, dan jarum pentul yang sedang saya gigit waktu memakai jilbab, langsung tertelan begitu saja," ujarnya.
Usai menelan jarum pentul, teman-teman sekolah yang berada dalam satu angkkot, meminta sopir menghentikan kendaraannya. Tanpa pikir panjang, Annisa langsung diberi minum, dengan harapan jarum pentul bisa masuk ke dalam dan bisa segera ikut terbuang saat buang air besar.
Annisa mengakui, usai menelan jarum, dirinya belum merasakan sakit. Namun setelah sampai di rumah, dia merasakan sakit pada lambungnya. Bahkan, untuk minum saja, dia merasakan sakit yang begitu dahsyat.
"Untuk bergerak sedikit dan minum air putih itu sakit banget," jelasnya.
Sore itu Annisa langsung dibawa ke RSI Fatimah untuk menjalani ronsen. Bahkan sejak Kamis (2/10) sore hingga Sabtu (4/10), Annisa menjalani rawat inap. Namun, dari 6 kali ronsen yang dijalani Annisa, pihak rumah sakit mengaku tidak dapat membaca hasilnya dan merujuk Annisa ke rumah sakit di Banyumas.
Nenek Annisa, Lina (56) mengatakan, dari rumah sakit Banyumas, hasil ronsen Annisa terlihat jarum pentul yang tertelan Annisa, sudah semakin turun.
Sore itu Annisa langsung dibawa ke RSI Fatimah untuk menjalani ronsen. Bahkan sejak Kamis (2/10) sore hingga Sabtu (4/10), Annisa menjalani rawat inap. Namun, dari 6 kali ronsen yang dijalani Annisa, pihak rumah sakit mengaku tidak dapat membaca hasilnya dan merujuk Annisa ke rumah sakit di Banyumas.
Nenek Annisa, Lina (56) mengatakan, dari rumah sakit Banyumas, hasil ronsen Annisa terlihat jarum pentul yang tertelan Annisa, sudah semakin turun.
"Jadi waktu Annisa sakit, jarum pentul itu berada di lambungnya. Lalu Annisa sakit lagi waktu jarum ada di usus halus. Tapi Alhamdulillah, sekarang sudah di usus besar,"jelasnya.
Menurut keterangan dokter, letak jarum pentul yang semakin ke bawah, cukup baik bagi kondisi Annisa. Pasalnya, dengan kondisi sekarang di usus besar, diharapkan jarum pentul terbungkus sisa-sisa makanan yang akan terbuang saat BAB.
"Kata dokter suruh nunggu sampai Kamis lusa, kalau belum keluar, akan dilakukan rontgen lagi. Dokternya juga pesan, agar setiap BAB, dilihat dan dicek, apakah jarum sudah terbawa keluar atau belum. Kalau memang nantinya tidak keluar juga, mungkin akan lewat operasi. Annisa disarankan untuk banyak makan makanan berserat dan minum, mudah-mudahan bisa cepat keluar jarum pentulnya," imbuh Lina. (far2/din)
Menurut keterangan dokter, letak jarum pentul yang semakin ke bawah, cukup baik bagi kondisi Annisa. Pasalnya, dengan kondisi sekarang di usus besar, diharapkan jarum pentul terbungkus sisa-sisa makanan yang akan terbuang saat BAB.
"Kata dokter suruh nunggu sampai Kamis lusa, kalau belum keluar, akan dilakukan rontgen lagi. Dokternya juga pesan, agar setiap BAB, dilihat dan dicek, apakah jarum sudah terbawa keluar atau belum. Kalau memang nantinya tidak keluar juga, mungkin akan lewat operasi. Annisa disarankan untuk banyak makan makanan berserat dan minum, mudah-mudahan bisa cepat keluar jarum pentulnya," imbuh Lina. (far2/din)
Jumat, 15 Agustus 2014
Makna Kemerdekaan
Makna Kemerdekaan untuk Indonesia
Bulan Agustus sangatlah identik dengan beragam kegiatan diantaranya Upacara Bendera 17 Agustus, berkumandangnya lagu Indonesia Raya, detik‐detik Proklamasi, gelora salam Merdeka, derap langkah nasionalisme, renungan jasa para pahlawan, tabur bunga dimakam pahlawan, berkobarnya semangat persatuan, panjat pinang, lomba balap karung, lomba tarik tambang, lomba makan kerupuk, hiburan musik, perlombaan olah raga, serta berbagai kegiatan mengisi hari kemerdekaan di seluruh lapisan masyarakat, dari desa sampai perkotaan di bumi pertiwi.
Rakyat Indonesia sangatlah menjunjung tinggi arti kata kemerdekaan yang patut kita peringati setiap tahunnya
karena itu sebagai bentuk rasa bersyukur atas segala yang kita nikmati saat ini. Kalau sedikit kita mengingat masa lalu dimana para pejuang berani mempertaruhkan nyawanya hanya untuk membela negara Indonesia agar terbebas dari segala penjajahan. Keterpurukan Indonesia saat itu sangatlah memprihatinkan, atau sekilas kita melihat film dilayar televisi yang diulang kembali sekedar mengingatkan kepada masayarakat Indonesia tentang para pejuang yang tengah membela bangsa itu tidaklah mudah.
Sungguh berani mereka, dengan semangat seluruh tumpah jiwa raganya hanya untuk kemerdekaan rakyat Indonesia. Dan saat ini sebagai generasi penerus bangsa, hanya tinggal menikmati dan mengisi kemerdekaan ini dengan apa yang sudah didapatkan dalam arti menjadi orang yang tangguh, bekerja keras, ikhlas, jujur, cerdas, bermanfaat untuk keluarga, lingkungan dan menjadi pemuda pemudi harapan bangsa.Tetapi tidak semua hal yang diinginkan negara Indonesia dapat terwujud, karena banyak sekali tangan‐tangan jahat penghianat bangsa selain dari berbagai bencana yang melanda negeri ini, munkin kalau bencana alam dapat kita pahami karena itu semua faktor dari alam itu sendiri, tapi kalau bencana lingkungan itu karena dampak dari manusia‐manusia yang tidak bisa selaras dengan lingkungan yang harus kita jaga dan lestarikan.Selain itu juga bangsa ini merasa rapuh karena akibat dari sebuah dosa besar yang bernama korupsi dan menjadi budaya.
Ditambah lagi pemuda harapan bangsa yang menghancurkan harapan itu sendiri karena terhasut akan segala
tindakan yang tidak sesuai dengan norma dan susila. Bom‐bom yang meledak yang dilakukan anak bangsa yang sama sekali tidak tahu apa yang sebenarnya mereka lakukan hanya mengikuti perintah yang sama sekali tidak bertanggung jawab yang menghancurkan karakteristik bangsa Indonesia dimata dunia.
Meskipun banyak hal yang membuat kemerdekaan Indonesia ternodai oleh hal yang tidak terpuji, tapi jangan
sampai kehilangn makna kemerdekaan itu sendiri karena makna kemerdekaan adalah merupakan awal terwujudnya mimpi membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk kesejahteraan rakyat. Menjaga
keamanan seluruh warga dalam lindungan Allah SWT dan sistem hukum yang adil dan kokoh.Yang lebih penting lagi adalah keseriusan serta keberanian dalam menempuh jalan pembangunan yang akan berdampak luas dan positif bagi bangsa Indonesia.
Semangat Persatuan dan Kesatuan Motivasi Bangsa
Merdeka !!!
Rabu, 18 Juni 2014
Pendaftaran Peserta Didik Baru
I N F O R M A S I
PENERIMAAAN
PESERTA DIDIK BARU (PPDB)
TAHUN PELAJARAN 2014/2015
Berdasarkan Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2014/2015 untuk Penerimaan Peserta Didik baru untuk jenjang TK/ SD / SMP / SMA / SMK Negeri di Kota Tangerang info lengkap, maka untuk itu kami informasikan hal-hal sebagai berikut :
TAHAPAN DAN JADWAL SELEKSI
TAHAPAN
|
JALUR SELEKSI
|
JENJANG
|
|||||
TK
|
SD
|
SMP
|
SMA
|
SMK
|
|||
PENDAFTARAN
|
Domisili
|
19 Juni – 05
Juli
|
23 - 25 Juni
|
||||
Prestasi
|
|||||||
Umum
|
19 Juni – 05
Juli
|
03 – 05 Juli
|
30 Juni – 02 Juli
|
||||
TEST KHUSUS 1
|
Domisili
|
17
– 20 Juni
|
19 – 21 Juni
|
||||
Prestasi
|
|||||||
Umum
|
30 Juni - 02 Juli
|
||||||
TEST KHUSUS 2
|
Domisili
|
||||||
Prestasi
|
|||||||
Umum
|
02 – 04 Juli
|
||||||
PENGUMUMAN
|
Domisili
|
19 Juni – 05
Juli
|
27 Juni
|
||||
Prestasi
|
|||||||
Umum
|
19 Juni – 05
Juli
|
07 Juli
|
5 Juli
|
||||
DAFTAR ULANG
|
Domisili
|
19 Juni – 05
Juli
|
28 Juni
|
||||
Prestasi
|
|||||||
Umum
|
19 Juni – 05
Juli
|
08, 10,
dan 11 Juli
|
07, 08, dan10 Juli
|
||||
| bisa dilihat DISINI |
1.
PERSYARATAN :
A.
UMUM
a.
Memiliki
Ijazah SD/MI/Paket A program kesetaraan.
b.
Memiliki SKHUS/SKHUN asli SD/MI/Paket A Program kesetaraan.
c.
Berusia
Setinggi-tingginya 18 tahun.
B.
KHUSUS
1.
Calon yang
mendaftar melalui jalur domisili adalah anak yang tercantum dalam Kartu
Keluarga (KK) di wilayah Kota Tangerang,
2.
Calon yang
mendaftar jalur Prestasi, membuktikan perolehan sertifikat /piagam juara yang diterbitkan oleh penyelenggara O2SN, OSN
dan FLS2N dengan ketentuan :
·
Sertifikat/piagam
juara asli;
·
Meraih
prestasi sebagai Juara 1 tingkat Kota Tangerang atau;
·
Meraih
prestasi sekurang kurangnya Juara 3 tingkat Propinsi atau;
· Sekurang-kurangnya
sebagai atlit kontingen atau peserta yang mewakili Kota Tangerang/Propinsi
Banten pada event/ lomba O2SN, OSN dan FLS2N tingkat Nasional.
a)
Tata cara
pendaftaran Jalur Domisili
1.
Pendaftar ke
jenjang SMP dilakukan secara perorangan ke Sekolah yang dituju;
2.
Menyerahkan
fotocopy KTP Orangtua dan KK dengan menunjukkan
aslinya;
3.
Menyerahkan
SKHUS/SKHUN asli, atau jika belum terbit dapat berupa surat keterangan asli
kepala sekolah dengan mencantumkan nilai hasil US bagi pendaftar ke jenjang
SMP;
4.
Menyerahkan
Ijazah asli Paket Program Kesetaraan sesuai jenjangnya, atau jika belum
terbit dapat berupa Surat Keterangan asli Kepala Bidang PLS dengan mencantumkan
nilai hasil ujian, bagi pendaftar ke jenjang SMP.
5. Pendaftar
jalur domisili hanya diperuntukan bagi peserta didik yang lulus tahun pelajaran
2013/2014.
b)
Tata cara
pendaftaran Jalur Prestasi
1.
Pendaftaran
ke jenjang SMP, SMA dan SMK dilakukan
secara perorangan ke sekolah yang dituju;
2.
Menyerahkan
fotocopy KTP Orangtua dan KK dengan menunjukkan
aslinya;
3.
Menyerahkan
Piagam/Sertifikat juara O2SN, OSN dan FLS2N. asli
bagi pendaftar SMP.
4.
Menyerahkan
SKHUS/SKHUN asli, atau jika belum terbit dapat berupa surat keterangan asli
kepala sekolah asal dengan mencantumkan nilai hasil US bagi pendaftar ke
jenjang SMP;
5.
Menyerahkan
Ijazah Paket asli Program Kesetaraan sesuai jenjangnya, atau jika belum terbit
dapat berupa Surat Keterangan asli Kepala Bidang PLS dengan mencantumkan nilai
hasil ujian, bagi pendaftar ke jenjang SMP.
c)
Tata cara
pendaftaran Jalur seleksi umum
1.
Pendaftaran
ke SD dilakukan secara perorangan langsung ke sekolah yang dituju;
2.
Menyerahkan
fotocopy KTP Orangtua dan KK dengan menunjukkan
aslinya;
3.
Pendaftaran
ke SMP dilakukan secara perorangan dengan ketentuan :
· Membawa SKHUS/SKHUN asli, atau jika belum terbit
dapat berupa surat keterangan asli kepala sekolah asal dengan mencantumkan
nilai hasil US;
· Pendaftaran
di SMP tempat data entri seperti tercantum dalam lampiran surat
keputusan ini.
· Pendaftaran ke jenjang SMP bagi calon yang berasal
dari luar kota Tangerang dilakukan secara perorangan dengan membawa SKHUS/SKHUN
asli ke sekolah yang dituju.
· Pendaftaran ke SMP bagi calon yang lulus tahun
pelajaran 2013/2014 atau sebelumnya dilakukan secara perorangan dengan membawa
SKHUN asli, langsung ke SMP yang dituju;
Biaya Pendaftaran : GRATIS
Senin, 12 Mei 2014
Cek NISN dan Print out
NOMOR INDUK SISWA NASIONAL (NISN)
Kepada Seluruh Siswa kelas 7, 8 dan 9 SMP Negeri 21
Tangerang untuk mengecek NISN di http://nisn.data.kemdikbud.go.id/ dan hasilnya di Print Out dan diserahkan ke
Sekolah/Ke bu lia di TU Paling lambat
tanggal 22 Mei 2014, dengan cara sebagai berikut :
1.
Mengecek dengan NISN yang ada
2. Mengecek dengan biodata
3.
Apabila tidak menemukan NISN, maka siswa harus laporan untuk diusulkan untuk
mendapatkan NISN ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
4. untuk hal tanya jawab seputar NISN silahkan lihat buka di http://nisn.data.kemdikbud.go.id/page/dyn/8
4. untuk hal tanya jawab seputar NISN silahkan lihat buka di http://nisn.data.kemdikbud.go.id/page/dyn/8
Langganan:
Postingan (Atom)