Diinformasikan
Kepada seluruh siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2012/2013, untuk mengikuti kegiatan dengan jadwal sbb :
Proses sidik jari
Hari : Kamis
Tanggal : 27 Juni 2013
Pukul : 08.00 Wib.- 12.00 Wib.
Tempat : Ruang Kelas Masing-masing/Wali kelas
SMP Negeri 21 Tangerang
Pengambilan SKHUN dan Legalisir
Hari : Jum'at
Tanggal : 28 Juni 2013
Pukul : 08.00 Wib.- 12.00 Wib.
Tempat : Ruang Kelas Masing-masing/Wali kelas
SMP Negeri 21 Tangerang
tolong informasi ini disampaikan kepada yang lain, t ks
Rabu, 26 Juni 2013
Rabu, 19 Juni 2013
Imformasi PPDB SMP Tahun Pelajaran 2013/2014
Pendaftaran : 4, 5, 6 Juli 2013 (jam 08.00 - 14.00 Wib)
Pengumuman : 8 Juli 2013 (Internet atau di sekolah)
Dengan membawa tanda bukti pendaftaran Asli
Daftar Ulang : 11, 12, 13 Juli 2013 (jam 08.00 - 14.00 Wib)
Jadwal lengkap PPDB SMPN 21 Tangerang download disini
Informasi lebih lengkap bisa diakses di http://psb.tangerangkota.go.id/
Pengumuman : 8 Juli 2013 (Internet atau di sekolah)
Dengan membawa tanda bukti pendaftaran Asli
Daftar Ulang : 11, 12, 13 Juli 2013 (jam 08.00 - 14.00 Wib)
Jadwal lengkap PPDB SMPN 21 Tangerang download disini
Informasi lebih lengkap bisa diakses di http://psb.tangerangkota.go.id/
Kamis, 25 April 2013
Turut Berduka Cita
|
|
|
|
TERJEBAK DI TENGAH
TAWURAN,
1 PELAJAR DI TANGERANG
TEWAS
Reporter : Mitra Ramadhan
Kamis, 25 April 2013 21:13:34

KategoriPeristiwa
Berita tag terkaitPemotor ditusuk
saat tawuran, polisi amankan sembilan pelajarJauhari cari
pelaku pembacok dirinya di Polsek Tanjung Duren
tawuran. merdeka.com
Usai
melaksanakan Ujian Nasional (UN), tiga pelajar SMP 7 Kota Tangerang menjadi
korban penyerangan sekelompok pelajar SMP lain yang belum diketahui berasal
dari sekolah mana. Akibatnya, seorang pelajar kelas III bernama Teddy tewas,
sedangkan dua orang rekannya masih kritis.
Jasad
Teddy yang berdomisili di Kampung Sukamadi, Kecamatan Neglasari kini berada di
RSU Kabupaten Tangerang untuk menjalani autopsi. Nyawa Teddy tidak tertolong
saat mendapat perawatan di RSU Kabupaten Tangerang.
Dia
mengalami luka serius di sekujur tubuhnya, karena terkena hantaman batu dan
balok kayu. Sedangkan dua orang teman Teddy, yakni Ikhsan dan Muhammad Abdu
harus mendapatkan perawatan intensif di ruang unit gawat darurat RSU Kabupaten
Tangerang.
Aksi
penyerangan itu terjadi pada sore tadi di Jalan Pembangunan, Batuceper, Kota
Tangerang. Saat itu, ketiganya sedang naik motor. Namun tiba-tiba di ujung
jalan tersebut ada sekelompok pelajar sedang tawuran. Ketiganya kemudian
memutar balik, karena khawatir menjadi sasaran.
"Namun, belum sempat ketiganya balik arah, kelompok pelajar tersebut menghentikan laju motornya seraya memukuli," ujar Wiwid Widyastuti, bibi Teddy.
Wiwid mengatakan, saat itu ketiga korban berniat ke rumah bibinya Ikhsan di Jalan Halim Perdana Kusumah, Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Sejumlah saksi kepada Wiwid mengatakan, ketika akan memutar balik arah kendaraan, sepeda motor Teddy oleng, hingga menjadi perhatian kelompok pelajar yang sedang tawuran.
"Apalagi sempat menabrak truk juga dia," ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Suharyanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. "Masih kami dalami," singkatnya.
"Namun, belum sempat ketiganya balik arah, kelompok pelajar tersebut menghentikan laju motornya seraya memukuli," ujar Wiwid Widyastuti, bibi Teddy.
Wiwid mengatakan, saat itu ketiga korban berniat ke rumah bibinya Ikhsan di Jalan Halim Perdana Kusumah, Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Sejumlah saksi kepada Wiwid mengatakan, ketika akan memutar balik arah kendaraan, sepeda motor Teddy oleng, hingga menjadi perhatian kelompok pelajar yang sedang tawuran.
"Apalagi sempat menabrak truk juga dia," ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Suharyanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. "Masih kami dalami," singkatnya.
[dan]
Sumber http://www.merdeka.com/peristiwa/terjebak-di-tengah-tawuran-1-pelajar-di-tangerang-tewas.html
Pelajar SMP Tewas Pascatawuran Usai UN
photoshelter.com

Jenazah (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID,
TANGERANG -- Teddi, siswa SMP Negeri 7 Batuceper, Kota Tangerang, Banten, tewas
setelah terkena lemparan batu terkait tawuran pelajar usai melaksanakan Ujian
Nasional (UN).
Informasi yang diperoleh, korban terkena lemparan batu dari dua kelompok pelajar SMP yang tawuran di Jalan Angkasa Pura II, Kelurahan Karang Anyer, Kecamatan Neglasari, Kamis.
Tak hanya Teddi, dua rekan lainnya yakni Iksan dan Muhamad Abduh yang merupakan siswa SMP Negeri 7 Batuceper, mengalami luka berat di sekujur tubuhnya.
Angga Adi Permana, saksi mata mengatakan bila korban ketika itu melintas di Jalan Angkasa Pura II dengan sepeda motor.
Namun, korban terjebak dikerumunan pelajar yang sedang tawuran. Korban pun berusaha untuk melarikan diri namun terkena lemparan batu. Sedangkan Iksan dan Muhammad Abduh, menabrak truk yang sedang terparkir. "Karena ketakutan, dua korban lainnya nabrak truk," ujar Angga di RSUD Tangerang.
Meski tawuran pelajar tersebut sempat dibubarkan oleh Satpol PP, namun tidak lama kemudian terjadi kembali. Jumlah pelajar yang banyak, membuat warga tidak bisa membubarkannya. "Warga gak bisa bubarin. Karena jumlah pelajar yang tawuran sangat banyak. Karena sudah ada korban, lalu pelajar bubar," katanya.
Abduh Gopur, orang tua dari Muhammad Abduh mengatakan, dirinya kaget mendengar anaknya berada di RS. "Saya juga curiga karena belum pulang sampai siang hari," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Tabrani membenarkan jika ada pelajar yang tewas akibat terkena lemparan batu.
"Iya, memang benar jika ada pelajar SMPN 7 Batuceper yang tewas karena terkena lemparan batu," ujarnya. Pihaknya pun sebelumnya telah meminta kepada kepala sekolah untuk melakukan pengawasan. "Mulai dari coret-coretan hingga tawuran, sudah menjadi pengawasan utama pasca ujian," pungkasnya.
Informasi yang diperoleh, korban terkena lemparan batu dari dua kelompok pelajar SMP yang tawuran di Jalan Angkasa Pura II, Kelurahan Karang Anyer, Kecamatan Neglasari, Kamis.
Tak hanya Teddi, dua rekan lainnya yakni Iksan dan Muhamad Abduh yang merupakan siswa SMP Negeri 7 Batuceper, mengalami luka berat di sekujur tubuhnya.
Angga Adi Permana, saksi mata mengatakan bila korban ketika itu melintas di Jalan Angkasa Pura II dengan sepeda motor.
Namun, korban terjebak dikerumunan pelajar yang sedang tawuran. Korban pun berusaha untuk melarikan diri namun terkena lemparan batu. Sedangkan Iksan dan Muhammad Abduh, menabrak truk yang sedang terparkir. "Karena ketakutan, dua korban lainnya nabrak truk," ujar Angga di RSUD Tangerang.
Meski tawuran pelajar tersebut sempat dibubarkan oleh Satpol PP, namun tidak lama kemudian terjadi kembali. Jumlah pelajar yang banyak, membuat warga tidak bisa membubarkannya. "Warga gak bisa bubarin. Karena jumlah pelajar yang tawuran sangat banyak. Karena sudah ada korban, lalu pelajar bubar," katanya.
Abduh Gopur, orang tua dari Muhammad Abduh mengatakan, dirinya kaget mendengar anaknya berada di RS. "Saya juga curiga karena belum pulang sampai siang hari," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Tabrani membenarkan jika ada pelajar yang tewas akibat terkena lemparan batu.
"Iya, memang benar jika ada pelajar SMPN 7 Batuceper yang tewas karena terkena lemparan batu," ujarnya. Pihaknya pun sebelumnya telah meminta kepada kepala sekolah untuk melakukan pengawasan. "Mulai dari coret-coretan hingga tawuran, sudah menjadi pengawasan utama pasca ujian," pungkasnya.
|
Redaktur : Yudha Manggala P Putra
|
|
Sumber : Antara
|
Senin, 04 Februari 2013
Seputar Ujian Nasional TP 2012/2013
Ketentuan dan Jadwal Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013 dapat dilihat di Pos Ujian
Kisi-kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013 wajib dilihat dan dipelajaril
Kisi-kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013 wajib dilihat dan dipelajaril
Agenda Kegiatan SMPN 21 Tangerang
Kegiatan sekolah pada bulan Februari dan Maret 2013, dan surat edaran dapat dilihat di Kegiatan TO dan Ujian Sekolah
Kunjungan Walikota Tangerang
Dalam rangka Kegiatan Safari Pembangunan di Kota Tangerang, Bapak H. Wahidin Halim sebagai Walikota Tangerang akan berkunjung ke wilayah kecamatan Benda Kota Tangerang pada hari Selasa tanggal 12 Februari 2013, yang salah satu tujuan kunjungannya adalah UPTD SMP Negeri 21 Tangerang.
Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT, dan berterima kasih kepada Bapak H. Wahidin Halim sebagai Walikota Tangerang atas pembangunan sekolah kami yang Insya Allah kami akan jaga dan rawat sebaik-baiknya demi kemajuan pendidikan di Kota Tangerang, terutama di wilayah kecamatan Benda.
Pada kesempatan ini pula kami mengucapkan "Selamat Ulang Tahun Kota Tangerang ke-20", semoga Kota Tangerang tetap berada dalam Ridha Allah SWT dan tetap menjadikan warganya menjadi warga yang Akhlakul Karimah sesuai harapan semua.
dan untuk itu kami mengimbau kepada seluruh siswa-siswi untuk tetap dan selalu menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya, karena "Kebersihan sebagian daripada Iman".
Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT, dan berterima kasih kepada Bapak H. Wahidin Halim sebagai Walikota Tangerang atas pembangunan sekolah kami yang Insya Allah kami akan jaga dan rawat sebaik-baiknya demi kemajuan pendidikan di Kota Tangerang, terutama di wilayah kecamatan Benda.
Pada kesempatan ini pula kami mengucapkan "Selamat Ulang Tahun Kota Tangerang ke-20", semoga Kota Tangerang tetap berada dalam Ridha Allah SWT dan tetap menjadikan warganya menjadi warga yang Akhlakul Karimah sesuai harapan semua.
dan untuk itu kami mengimbau kepada seluruh siswa-siswi untuk tetap dan selalu menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya, karena "Kebersihan sebagian daripada Iman".
Rabu, 24 Oktober 2012
MAKNA SUMPAH PEMUDA
Sumpah Pemuda
• Pertama, Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
• Kedoea, Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
• Ketiga, Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.
Demikian pernyataan isi "Sumpah Pemuda" sebelum menggunakan Ejaan Yang Disempurnakan, dimana sejarah mencatat bahwa perubahan negeri ini banyak dipengaruhi oleh pemuda. Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI) yang kemudian dikenal sebagai momentum Sumpah Pemuda. Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 menjadi sejarah dan juga sebuah bukti bahwa pemuda memiliki semangat yang tinggi dalam upaya perbaikan negerinya. Semangat baru ini dikobarkan para pemuda ditengah masa penjajahan. Dengan satu tujuan mencapai cita‐cita negara Indonesia yang berdaulat. Berbagai peristiwa mewarnai perjuangan mereka dan rela berkorban hanya untuk mengedepankan persatuan, kesatuan, dan tujujan kemerdekaan. Pada saat itu, orang berbicara tentang pentingnya kesatuan, karena melihat kondisi kehidupan masyarakat terpecah‐pecah oleh kolonialisme Belanda.
Ketika akhirnya tebentuk negara Indonesia pada tahun 1945, dan pada masa pembentukan itu Indonesia
mengalami krisis kesatuan dan kebangsaan. Era yang dalam bentangan sejarah disebut masa demokrasi‐liberal, yang ditandai dengan berbagai pemberontakan daerah dan mengakar kuatnya partai politik. Masa‐masa yang dilalui dari era demokrasi terpimpin, orde baru, hingga reformasi. Rentang waktu sejarah perjalanan bangsa indonesia sudah cukup panjang.
Dan kini, kita sebagai generasi penerus perlu merenungi kembali makna sumpah pemuda dengan jiwa dan
semangat kebangsaan serta keinginan bersatu yang tinggi. Tapi apakah ikatan kita sebagai sebuah bangsa sudah kuat dan kokoh. Ini perlu jadi renungan para tokoh bangsa. Ketika tanah air ini aman‐aman saja, apakah semangat nasional jadi luntur, semangat kebangsaan ikut memudar ?
Pada kenyataanya, banyak kaum muda saat ini yang mencoreng dirinya sendiri sebagai generasi penerus bangsa sebagai sosok yang tidak berguna dengan pergaulan yang dilarang dalam agama dan hukum, seperti pecandu narkoba, dan bertindak semaunya tanpa berfikir rasional. Banyak alasan yang mereka kemukakan sebagai pembelaan diri, tetapi sebagai kaum pemuda yang menjadi harapan bangsa harus selalu melihat kedepan dengan segala kemampuanya berusaha dengan sebaik mungkin dan menjadi kebanggaan baik didalam keluarga atau masyarakat, juga mengabdi kepada agama dan bangsa.
Demokrasi yang kita jalani sekarang bisa memberikan berbagai dampak positif dan negatif, apabila tak diikuti dengan kesadaran semangat kebangsaan yang tinggi, tentu saja demokratisasi tidak membuat kita terpecah. Semangat dan jiwa Sumpah Pemuda perlu digelorakan kembali dalam jiwa kaum muda sekarang. Masa depanbangsa ini terletak pada etos kerja dan semangat kaum muda. Dalam sejarah bangsa manapun di dunia, kaum muda tetap menduduki posisi penting pada setiap perubahan. Sumpah Pemuda berkumandang, gelora dan semangat kaum muda dituntut di masa sekarang, dengan tujuan memperbaiki kondisi ekonomi bangsa dan mensejaterakan rakyat Indonesia. Bangkit dan Berjuanglah Pemuda Pemudi Indonesia........!
• Pertama, Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
• Kedoea, Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
• Ketiga, Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.
Demikian pernyataan isi "Sumpah Pemuda" sebelum menggunakan Ejaan Yang Disempurnakan, dimana sejarah mencatat bahwa perubahan negeri ini banyak dipengaruhi oleh pemuda. Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI) yang kemudian dikenal sebagai momentum Sumpah Pemuda. Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 menjadi sejarah dan juga sebuah bukti bahwa pemuda memiliki semangat yang tinggi dalam upaya perbaikan negerinya. Semangat baru ini dikobarkan para pemuda ditengah masa penjajahan. Dengan satu tujuan mencapai cita‐cita negara Indonesia yang berdaulat. Berbagai peristiwa mewarnai perjuangan mereka dan rela berkorban hanya untuk mengedepankan persatuan, kesatuan, dan tujujan kemerdekaan. Pada saat itu, orang berbicara tentang pentingnya kesatuan, karena melihat kondisi kehidupan masyarakat terpecah‐pecah oleh kolonialisme Belanda.
Ketika akhirnya tebentuk negara Indonesia pada tahun 1945, dan pada masa pembentukan itu Indonesia
mengalami krisis kesatuan dan kebangsaan. Era yang dalam bentangan sejarah disebut masa demokrasi‐liberal, yang ditandai dengan berbagai pemberontakan daerah dan mengakar kuatnya partai politik. Masa‐masa yang dilalui dari era demokrasi terpimpin, orde baru, hingga reformasi. Rentang waktu sejarah perjalanan bangsa indonesia sudah cukup panjang.
Dan kini, kita sebagai generasi penerus perlu merenungi kembali makna sumpah pemuda dengan jiwa dan
semangat kebangsaan serta keinginan bersatu yang tinggi. Tapi apakah ikatan kita sebagai sebuah bangsa sudah kuat dan kokoh. Ini perlu jadi renungan para tokoh bangsa. Ketika tanah air ini aman‐aman saja, apakah semangat nasional jadi luntur, semangat kebangsaan ikut memudar ?
Pada kenyataanya, banyak kaum muda saat ini yang mencoreng dirinya sendiri sebagai generasi penerus bangsa sebagai sosok yang tidak berguna dengan pergaulan yang dilarang dalam agama dan hukum, seperti pecandu narkoba, dan bertindak semaunya tanpa berfikir rasional. Banyak alasan yang mereka kemukakan sebagai pembelaan diri, tetapi sebagai kaum pemuda yang menjadi harapan bangsa harus selalu melihat kedepan dengan segala kemampuanya berusaha dengan sebaik mungkin dan menjadi kebanggaan baik didalam keluarga atau masyarakat, juga mengabdi kepada agama dan bangsa.
Demokrasi yang kita jalani sekarang bisa memberikan berbagai dampak positif dan negatif, apabila tak diikuti dengan kesadaran semangat kebangsaan yang tinggi, tentu saja demokratisasi tidak membuat kita terpecah. Semangat dan jiwa Sumpah Pemuda perlu digelorakan kembali dalam jiwa kaum muda sekarang. Masa depanbangsa ini terletak pada etos kerja dan semangat kaum muda. Dalam sejarah bangsa manapun di dunia, kaum muda tetap menduduki posisi penting pada setiap perubahan. Sumpah Pemuda berkumandang, gelora dan semangat kaum muda dituntut di masa sekarang, dengan tujuan memperbaiki kondisi ekonomi bangsa dan mensejaterakan rakyat Indonesia. Bangkit dan Berjuanglah Pemuda Pemudi Indonesia........!
Langganan:
Postingan (Atom)