BERUSAHA DAN BERDO'A KUNCI SUKSES CITA - CITA SEMOGA KALIAN MENJADI PENERUS BANGSAPEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI SMPN 21 TANGERANG LEBIH EFEKTIF DAN TERMOTIVASI WELCOME TO SMP NEGERI 21 TANGERANG

Selasa, 23 Juni 2015

Statistik PSB / PPDB SMP/SMA/SMK Negeri Kota Tangerang Tahun 2014


                             




                             
                             
info lengkap Statistik PSB 2014

Pendaftaran SMP/SMA/SMK Negeri Kota Tangerang Tahun Pelajaran 2015/2016

Berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Nomor : 420/Kep.0020-Dinas P dan K/2015 tentang Petunjuk Teknis  Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2015/2016, kami informasikan sebagai berikut :









Senin, 27 Oktober 2014

Menteri di Kabinet Kerja :

Presiden ke 7 : Joko Widodo
Wakil Presiden ke 12 : Muhammad Jusuf Kalla
Berikut nama-nama menteri dalam kabinet Kerja Jokowi-JK:
1. Menteri Sekretaris Negara: Prof. Dr. Pratikno (Rektor UGM)
2. Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago (Ahli kebijakan publik dan anggaran)
3. Menteri Kemaritiman: Indroyono Soesilo (Praktisi)
4. Menko Politik Hukum dan Keamanan: Tedjo Edy Purdjianto (Mantan KSAL)
5. Menko Perekonomian: Sofyan Djalil (ahli ekonomi)
6. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani (PDIP)
7. Menteri Perhubungan: Ignatius Jonan (Dirut PT KAI)
8. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti (Wirausahawati)
9. Menteri Pariwisata: Arief Yahya (Profesional)
10. Menteri ESDM: Sudirman Said
11. Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo (PDI Perjuangan)
12. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi (Dubes RI di Belanda)
13. Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu (mantan KSAD)
14. Menteri Hukum dan Ham: Yasonna H.Laoly (PDI Perjuangan)
15. Menkominfo: Rudi Antara (profesional)
16. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi (Nasdem)
17. Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro (ekonom)
18. Menteri BUMN Rini M.Soemarno (mantan Ketua Tim Transisi/mantan menteri perindustrian)
19. Menteri Koperasi dan UMKM: Puspayoga
20. Menteri Perindustrian: Saleh Husin (Hanura)
21. Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel (profesional)
22. Menteri Pertanian: Amran Sulaiman (praktisi)
23. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri (politisi)
24. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono (birokrat)
25. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya (Nasdem)
26. Menteri Agraria dan Tata Ruang: Ferry Musyidan Baldan (Nasdem)
27. Menteri Agama: Lukman Hakim Saifudin (PPP)
28. Menterni Kesehatan: Nila F Moeloek (profesional)
29. Menteri Sosial: Khofifah Indra Parawansa (tokoh Muslimah NU)
30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan anak: Yohanan Yambise
31. Menteri Budaya Dikdasmen: Anies Baswedan (mantan Tim Transisi)
32. Menristek dan Dikti: M.Nasir (Rektor Undip)
33. Menpora: Imam Nahrawi (politisi)
34. Menteri PDT dan Transmigrasi: Marwan Jafar (PKB)

Selasa, 07 Oktober 2014

Hati-Hati bagi kaum Hawa

Rabu, 08 Oktober 2014 , 08:02:00

CILACAP - Malang benar nasib siswi SMP Negeri 8 Cilacap, Annisa Fatimatul Zahra (14). Di dalam perutnya, tertanam sebuah jarum pentul yang tertelan oleh pelajar asal Perum Griya Klepu Asri RT 2 RW 7 Kelurahan Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Tengah ini.
  
Peristiwa yang menggegerkan keluaga dan waga Cilacap tersebut, dialami Annisa saat pulang sekolah  menumpang angkutan kota (angkot), Kamis (2/10) pekan lalu. Jarum pentul sepanjang 3 sentimeter tersebut, tertelan saat Annisa memperbaiki jilbab yang dikenakannya di dalam angkot.
  
"Waktu  pulang naik angkot, saya mau membetulkan jilbab. Waktu itu  di Jalan Rinjani, tiba-tiba angkot kejeglong lubang jalan, dan jarum pentul yang sedang saya gigit waktu memakai jilbab, langsung tertelan begitu saja," ujarnya.
  
Usai menelan jarum pentul, teman-teman sekolah yang berada dalam satu angkkot, meminta sopir menghentikan kendaraannya. Tanpa pikir panjang, Annisa langsung diberi minum, dengan harapan jarum pentul bisa masuk ke dalam dan bisa segera ikut terbuang saat buang air besar.
  
Annisa mengakui,  usai menelan jarum, dirinya belum merasakan sakit. Namun setelah sampai di rumah, dia merasakan sakit pada lambungnya. Bahkan, untuk minum saja, dia merasakan sakit yang begitu dahsyat.
"Untuk bergerak sedikit dan minum air putih itu sakit banget," jelasnya.
  
Sore itu  Annisa langsung dibawa ke RSI Fatimah untuk menjalani ronsen. Bahkan sejak Kamis (2/10) sore hingga Sabtu (4/10), Annisa menjalani rawat inap. Namun, dari 6 kali ronsen yang dijalani Annisa, pihak rumah sakit mengaku tidak dapat membaca hasilnya dan merujuk Annisa ke rumah sakit di Banyumas.
  
Nenek Annisa, Lina (56) mengatakan, dari rumah sakit Banyumas, hasil ronsen Annisa terlihat jarum pentul yang tertelan Annisa, sudah semakin turun.
"Jadi waktu Annisa sakit, jarum pentul itu berada di lambungnya. Lalu Annisa sakit lagi waktu jarum ada di usus halus. Tapi Alhamdulillah, sekarang sudah di usus besar,"jelasnya.
  
 Menurut keterangan dokter, letak jarum pentul yang semakin ke bawah, cukup baik bagi kondisi Annisa. Pasalnya, dengan kondisi sekarang di usus besar, diharapkan jarum pentul terbungkus sisa-sisa makanan yang akan terbuang saat BAB.
  
"Kata dokter suruh nunggu sampai Kamis lusa, kalau belum keluar, akan dilakukan rontgen lagi. Dokternya juga pesan, agar setiap BAB, dilihat dan dicek, apakah jarum sudah terbawa keluar atau belum. Kalau memang nantinya tidak keluar juga, mungkin akan lewat operasi. Annisa disarankan untuk banyak makan makanan berserat dan minum, mudah-mudahan bisa cepat keluar jarum pentulnya," imbuh Lina. (far2/din)

Jumat, 15 Agustus 2014

Makna Kemerdekaan


Makna Kemerdekaan untuk Indonesia

Bulan Agustus sangatlah identik dengan beragam kegiatan diantaranya Upacara Bendera 17 Agustus, berkumandangnya lagu Indonesia Raya, detik‐detik Proklamasi, gelora salam Merdeka, derap langkah nasionalisme, renungan jasa para pahlawan, tabur bunga dimakam pahlawan, berkobarnya semangat persatuan, panjat pinang, lomba balap karung, lomba tarik tambang, lomba makan kerupuk, hiburan musik, perlombaan olah raga, serta berbagai kegiatan mengisi hari kemerdekaan di seluruh lapisan masyarakat, dari desa sampai perkotaan di bumi pertiwi.

Rakyat Indonesia sangatlah menjunjung tinggi arti kata kemerdekaan yang patut kita peringati setiap tahunnya
karena itu sebagai bentuk rasa bersyukur atas segala yang kita nikmati saat ini. Kalau sedikit kita mengingat masa lalu dimana para pejuang berani mempertaruhkan nyawanya hanya untuk membela negara Indonesia agar terbebas dari segala penjajahan. Keterpurukan Indonesia saat itu sangatlah memprihatinkan, atau sekilas kita melihat film dilayar televisi yang diulang kembali sekedar mengingatkan kepada masayarakat Indonesia tentang para pejuang yang tengah membela bangsa itu tidaklah mudah.

Sungguh berani mereka, dengan semangat seluruh tumpah jiwa raganya hanya untuk kemerdekaan rakyat Indonesia. Dan saat ini sebagai generasi penerus bangsa, hanya tinggal menikmati dan mengisi kemerdekaan ini dengan apa yang sudah didapatkan dalam arti menjadi orang yang tangguh, bekerja keras, ikhlas, jujur, cerdas, bermanfaat untuk keluarga, lingkungan dan menjadi pemuda pemudi harapan bangsa.Tetapi tidak semua hal yang diinginkan negara Indonesia dapat terwujud, karena banyak sekali tangan‐tangan jahat penghianat bangsa selain dari berbagai bencana yang melanda negeri ini, munkin kalau bencana alam dapat kita pahami karena itu semua faktor dari alam itu sendiri, tapi kalau bencana lingkungan itu karena dampak dari manusia‐manusia yang tidak bisa selaras dengan lingkungan yang harus kita jaga dan lestarikan.Selain itu juga bangsa ini merasa rapuh karena akibat dari sebuah dosa besar yang bernama korupsi dan menjadi budaya.

Ditambah lagi pemuda harapan bangsa yang menghancurkan harapan itu sendiri karena terhasut akan segala
tindakan yang tidak sesuai dengan norma dan susila. Bom‐bom yang meledak yang dilakukan anak bangsa yang sama sekali tidak tahu apa yang sebenarnya mereka lakukan hanya mengikuti perintah yang sama sekali tidak bertanggung jawab yang menghancurkan karakteristik bangsa Indonesia dimata dunia.

Meskipun banyak hal yang membuat kemerdekaan Indonesia ternodai oleh hal yang tidak terpuji, tapi jangan
sampai kehilangn makna kemerdekaan itu sendiri karena makna kemerdekaan adalah merupakan awal terwujudnya mimpi membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk kesejahteraan rakyat. Menjaga
keamanan seluruh warga dalam lindungan Allah SWT dan sistem hukum yang adil dan kokoh.Yang lebih penting lagi adalah keseriusan serta keberanian dalam menempuh jalan pembangunan yang akan berdampak luas dan positif bagi bangsa Indonesia.

Semangat Persatuan dan Kesatuan Motivasi Bangsa  

Merdeka !!!

Kamis, 19 Juni 2014

Jangan Salah Pilih

STATISTIK PSB SMP 2013
NO.
NAMA SEKOLAH
DAYA TAMPUNG
JML. PEMILIH
JML. DITERIMA
NUN TERTINGGI
NUN TERENDAH
1
SMPN 1 TANGERANG
317
617
317
29,2
27,65
2
SMPN 2 TANGERANG
300
1.034
300
29,2
27,35
3
SMPN 3 TANGERANG
300
2.363
300
29,3
27,75
4
SMPN 4 TANGERANG
315
1.487
315
29,15
26,85
5
SMPN 5 TANGERANG
397
2.421
397
27,85
26,95
6
SMPN 6 TANGERANG
367
2.097
367
28,75
26,7
7
SMPN 7 TANGERANG
268
1.988
268
27,85
26
8
SMPN 8 TANGERANG
342
1.871
342
28,75
26,5
9
SMPN 9 TANGERANG
247
666
247
29,2
27,45
10
SMPN 10 TANGERANG
383
3.142
383
28,95
26,15
11
SMPN 11 TANGERANG
349
2.203
549
28,75
26,95
12
SMPN 12 TANGERANG
297
1.861
297
30
27,15
13
SMPN 13 TANGERANG
233
1.950
233
29
26,75
14
SMPN 14 TANGERANG
304
1.903
304
28,75
25,65
15
SMPN 15 TANGERANG
383
2.350
383
28,9
26,4
16
SMPN 16 TANGERANG
310
2.717
310
29,15
26,25
17
SMPN 17 TANGERANG
316
2.998
316
28,05
25,05
18
SMPN 18 TANGERANG
308
1.604
308
28,1
26,15
19
SMPN 19 TANGERANG
308
1.348
308
29,1
27
20
SMPN 20 TANGERANG
273
1.857
273
28,4
26,25
21
SMPN 21 TANGERANG
347
1.211
347
28,35
25,7
22
SMPN 22 TANGERANG
276
897
276
28,75
25,7
23
SMPN 23 TANGERANG
265
1.686
265
28,85
26,05
24
SMPN 24 TANGERANG
230
2.788
230
28,8
27,15


STATISTIK PSB SMA 2013
NO.
NAMA SEKOLAH
DAYA TAMPUNG
JML. PEMILIH
JML. DITERIMA
NUN TERTINGGI
NUN TERENDAH
1
SMAN 1 TANGERANG
222
438
222
38,7
34,95
2
SMAN 2 TANGERANG
341
1.139
341
37,5
33,1
3
SMAN 3 TANGERANG
335
1.382
335
37,55
32,2
4
SMAN 4 TANGERANG
305
1.160
305
36,4
29,65
5
SMAN 5 TANGERANG
307
1.305
307
37,4
29,8
6
SMAN 6 TANGERANG
283
1.361
283
34,95
28
7
SMAN 7 TANGERANG
303
1.639
303
37,35
31,45
8
SMAN 8 TANGERANG
209
684
209
38,6
32,6
9
SMAN 9 TANGERANG
266
1.059
266
36,9
28,1
10
SMAN 10 TANGERANG
269
1.499
269
34,15
28,3
11
SMAN 11 TANGERANG
268
1.064
268
36,5
26,9
12
SMAN 12 TANGERANG
252
1.630
252
36,65
30,75
13
SMAN 13 TANGERANG
189
1.608
189
36,8
29,85
14
SMAN 14 TANGERANG
230
866
230
35,25
26,1
15
SMAN 15 TANGERANG
341
1.337
341
37,45
27,25